Memunguti mutiara kehidupan

LGBT Tak Patut Dipromosikan

Ilustrasi (blogspot)
Maraknya promosi Lesbian Gay Biseksual dan Transgender menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat bangsa ini. Secara umum pihak yang pro mendasarkan pemikirannya kepada Hak Asasi Manusia. Sementara pihak yang kontra pemikirannya didasarkan kepada ajaran agama. Agama secara tegas melarang perilaku tersebut. 

Sebagian orang memandang LGBT sebagai perilaku yang wajar. Persepsi seperti itu melahirkan pemikiran bahwa mereka layak tumbuh dan berkembang atas dasar Hak Asasi Manusia. Sebagian yang lain menganggapnya sebagai perilaku menyimpang. Ia tak lain adalah penyakit yang harus disembuhkan bukan ditumbuh kembangkan. Persepsi seperti ini melahirkan pemikiran perlunya program rehabilitasi untuk penyembuhan mereka. 

Sebagai muslim saya sadar harus tunduk dan patuh kepada ajaran Ilahi. Terhadap apa yang diperintahkan Allah saya harus berupaya keras merealisasikannya. Dan terhadap apa yang dilarang-Nya saya harus menghindar sejauh-jauhnya. Saya pun yakin benar bahwa setiap perintah Allah mengandung kebaikan. Sebaliknya, setiap larangan-Nya mengandung kemudharatan. 

Sebenarnya perilaku homoseksual telah dilakukan ummat nabi Luth a.s, jauh sebelum kerasulan Muhammad s.a.w. Azab Allah pun turun sebagai akibat perbuatan mereka. Akankah manusia yang hidup di abad modern seperti sekarang ini mengulang sejarah?. LGBT tak patut dipromosikan. Semoga Allah memelihara kita dari azab-Nya di dunia maupun di akhirat. aamiin. 

Jakarta, 23 Februari 2016



@



0 komentar:

Posting Komentar - Kembali ke Konten

LGBT Tak Patut Dipromosikan